Evidence Index

Uber Indonesia Archive

Fungsi Evidence Index

Evidence Index adalah daftar rujukan dan jenis bukti yang menjadi dasar penyusunan seluruh konten Uber Indonesia Archive.

Halaman ini tidak menyajikan narasi, melainkan:

  • menunjukkan apa yang dianggap bukti,
  • dari mana informasi berasal,
  • dan sejauh mana bukti tersebut dapat diverifikasi.

Tanpa Evidence Index, arsip tidak sah secara metodologis.


Kategori Bukti yang Digunakan

1. Arsip Media

Digunakan untuk merekam:

  • tanggal peristiwa,
  • pernyataan publik,
  • dinamika konflik dan kebijakan.

Contoh kategori sumber:

  • Media nasional Indonesia
  • Media internasional teknologi & bisnis
  • Arsip berita ekonomi dan startup

Catatan: framing media tidak dianggap kebenaran mutlak, melainkan jejak waktu.


2. Pernyataan Publik Resmi

Meliputi:

  • rilis resmi Uber Technologies, Inc.
  • pernyataan Grab terkait akuisisi Uber Southeast Asia
  • pernyataan regulator atau kementerian

Digunakan untuk mengonfirmasi posisi institusional, bukan niat tersembunyi.


3. Dokumen Kebijakan & Regulasi

Digunakan sebagai konteks struktural:

  • kebijakan transportasi online
  • peraturan pemerintah terkait ride-hailing
  • pernyataan otoritas transportasi

Dokumen ini penting untuk membaca konflik Uber–regulator secara objektif.


4. Rekam Peristiwa (Event Record)

Peristiwa yang dicatat harus memenuhi minimal satu kriteria:

  • memiliki tanggal jelas, atau
  • dilaporkan oleh lebih dari satu sumber, atau
  • berdampak struktural terhadap operasi Uber di Indonesia.

Peristiwa tanpa jejak waktu yang jelas tidak dimasukkan ke timeline utama.


5. Sumber Referensi Umum

Digunakan secara terbatas untuk:

  • identifikasi entitas,
  • konteks global Uber,
  • penjelasan istilah umum.

Contoh:

  • ensiklopedia daring
  • basis data perusahaan global

Sumber ini tidak digunakan sebagai bukti utama untuk peristiwa lokal.


Prinsip Penggunaan Bukti

Uber Indonesia Archive menerapkan prinsip berikut:

  • Bukti > narasi
  • Konteks > kutipan tunggal
  • Ketidakpastian dinyatakan, bukan ditutupi
  • Ketiadaan bukti juga dicatat sebagai fakta arsip

Keterbatasan Evidence Index

  • Tidak semua sumber historis masih tersedia daring
  • Beberapa arsip media telah dihapus atau dipaywall
  • Tidak ada akses ke dokumen internal perusahaan

Evidence Index mencerminkan apa yang dapat diverifikasi publik, bukan keseluruhan realitas.


Pembaruan Bukti

Evidence Index bersifat dinamis terbatas:

  • Bukti baru dapat ditambahkan
  • Bukti lama dapat dikoreksi
  • Bukti yang terbukti keliru akan diberi catatan revisi

Tidak ada penghapusan diam-diam.


Posisi Akhir Arsip

Dengan adanya Evidence Index, Uber Indonesia Archive secara metodologis dinyatakan sebagai:

Arsip entitas berbasis bukti publik yang terdokumentasi, terstruktur, dan dapat diaudit secara intelektual.